Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

22 Mei 2009

PERPISAHAN DI SMAN 1 BENAI

Pada hari sabtu, 16 mei 2009 SMAN 1 benai mengadakan acara perpisahan kelas 3 dengan keluarga besar SMAN 1 Benai. Acara ini adalah acara yang paling menyedihkan karena keluarga besar SMAN 1 Benai akan kehilangan anggotanya yakni kelas 3 yang telah menyelesaikan tugasnya sebagai pelajar di SMAN 1 Benai. Mereka telah berjuang pada Ujian Nasional tanggal 20 April 2009 kemarin, dan mereka hanya menunggu keputusan kelulusan dari Departemen Pendidikan. Pagi harinya panitia perpisahan telah sibuk mempersiapkan acara perpisahan. Para seksi tamu, seksi konsumsi, seksi perlengkapan dan seksi keamanan telah sibuk yang dikoordinasi oleh ketua OSIS SMAN 1 Benai Ardi Gustri Purbata. tampak siswa, orang tua siswa kelas 3, dan majelis guru telah memadati gedung serbaguna SMAN 1 Benai

Kemudian sewaktu acara dimulai yang MC nya Endro Dwi Pranto siswa kelas XI IPS 1 dan Kurnia Okta Frima siswa kelas X6. Acara ini di buka dengan tari persembahan oleh siswa SMAN 1 Benai. dan pemberian sirih kepada Bapak Kepala Sekolah SMAN 1 Benai. Para penari dengan semangat sekali sehingga acara pun menjadi meriah. Kemudian kata sambutan dari Kepala Sekolah bapak Fadli Z. S.Pd yang diawali dengan nyanyian lagu “malam terakhir”. Kemudian bapak Fadli Z. S.Pd menerangkan tentang kondisi SMAN 1 benai kepada orang tua siswa kelas 3 dan prestasi apa saja yang didapat akhir-akhir ini oleh SMAN 1 Benai. Salah satu prestasi yang dicapai adalah juara 2 Darmasiswa Caltex Riau (DCR) se Riau atas nama Hendra Gustra siswa kelas XII IPA 1. setelah itu dilanjutkan dengan menyerahan siswa kepada orang tuanya yang diwakili oleh Hendra Gustra dan Sandra Delvita dari kelas XII IPA 1. kemudian pemberian kenang-kenangan dari siswa kelas XII IPA 1 kepada Bapak Fadli Z. S.Pd.

Kemudian acara selanjutnya tarian dari siswa sman 1 benai yang diwakili oleh anak kelas XI IPA 2 (debi, dian, devi, ineng, netri, wina, nova) yang mengusung adat minang kabau. Acara pun menjadi sangat meriah karena penampilan mereka

Acara selanjutnya kata perpisahan dari siswa yang tinggal yang diwakili oleh Erwin Rinaldi siswa kelas X1 dan kata perpisahan dari siswa yang pergi yang diwakili oleh Hermansyah siswa kelas XII IPA 1.

Setelah itu dilanjutkan dengan menampilan dancer dari siswa sman 1 benai yang diwakili oleh anak kelas XI IPA 1 (rika, ine, ica, pira). Karena penampilan mereka acara pun semakin meriah.

Kemudian acara selanjutnya kata sambutan dari Bapak Camat Benai. Dan dilanjutkan oleh antraksi silat dari miki marwilis siswa kelas XII IPS 1 yang dia telah mendapatkan berbagai juara di iven se Propinsi Riau yang diiringi tim calempong (Hasbi, Dani, Rivfa, Surya, Izul).

Kemudian acara selanjutnya kata sambutan dari Kacab Dinas Pendidikan Kec. Benai. Dan setelah itu acara salam-salaman orang tua dan siswa kelas 3 dengan Majelis Guru dan staf TU.

Kemudian acara terakhir ditutup dengan doa oleh Bapak Masnadi S.Ag guru agama sman 1 benai. Kemudian para siswa kelas 3 menyanyi bersama-sama.

Setelah itu panitia perpisahan pun sibuk membersihkan gedung serbaguna sman 1 benai dan peralatan yang telah digunakan. Setelah itu para panitia pun berfoto bersama untuk kenang-kenangan para panitia.

03 Mei 2009

TIPS MEMILIH JURUSAN DI PTN


Baru saja pusing akibat UAN yang standarnya tinggi, calon lulusan SMA dihadang masalah yang bikin tambah pusing.
Mau ke mana setelah lulus?

Pada umumnya siswa yang telah lulus dari SMA, SMEA, SMK dan jenjang sederajat lainnya akan melanjutkan studi ke Perguruan Tinggi baik Perguruan Tinggi Negeri / PTN maupun Perguruan Tinggi Swasta / PTS.

Perguruan tinggi adalah satuan pendidikan penyelenggara pendidikan tinggi. Peserta didik perguruan tinggi disebut mahasiswa, sedangkan tenaga pendidik perguruan tinggi disebut dosen. Di Indonesia, perguruan tinggi dapat berbentuk akademi, politeknik, sekolah tinggi, institut, dan universitas. Perguruan tinggi dapat menyelenggarakan pendidikan akademik, profesi, dan vokasi dengan program pendidikan diploma (D1, D2, D3, D4), sarjana (S1), magister (S2), doktor (S3), dan spesialis.

Universitas, institut, dan sekolah tinggi yang memiliki program doktor berhak memberikan gelar doktor kehormatan (doktor honoris causa) kepada setiap individu yang layak memperoleh penghargaan berkenaan dengan jasa-jasa yang luar biasa dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi, kemasyarakatan, keagamaan, kebudayaan, atau seni. Sebutan guru besar atau profesor hanya dipergunakan selama yang bersangkutan masih aktif bekerja sebagai pendidik di perguruan tinggi.

Pengelolaan dan regulasi perguruan tinggi di Indonesia dilakukan oleh Departemen Pendidikan Nasional. Rektor Perguruan Tinggi Negeri merupakan pejabat eselon di bawah Menteri Pendidikan Nasional. Selain itu juga terdapat perguruan tinggi yang dikelola oleh departemen atau Lembaga Pemerintah Non Departemen, yang umumnya merupakan perguruan tinggi kedinasan. Misalnya, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara dikelola oleh Departemen Keuangan.

Memilih perguruan tinggi yang tepat merupakan sebuah keputusan penting bagi setiap pelajar, karena akan menentukan masa depan dan karir mereka, terlebih jika keputusan itu sudah mengarah pada pemilihan program studi yang benar-benar diminati. Berada dalam situasi seperti ini banyak siswa yang mengalami kebingungan, karena tidak mengerti program studi apa dan perguruan tinggi mana yang mereka akan pilih sehubungan dengan profesi yang kelak akan digeluti. Oleh karena itu diperlukan kiat-kiat khusus agar orang tua dan siswa itu sendiri tidak salah dalam memilih perguruan tinggi dan bidang studi yang diminati.

Cara milih jurusan di Perguruan Tinggi yang baik :
1. Menyesuaikan Cita-Cita, Minat dan Bakat
Bagi yang telah memiliki cita-cita tertentu, maka lihatlah jrurusan apa yang dapat membawa menuju profesi atau pekerjaan yang diinginkan tersebut. Janganlah memilih jurusan teknik geodesi jika anda ingin menjadi seorang dokter ahli kandungan dan jangan pula memilih jurusan sastra jawa jika bercita-cita menjadi polisi.
Sesuaikan jurusan yang ingin diambil dengan minat dan bakat. Jika tidak menyukai hitung-hitungan janganlah mengambil jurusan matematika dan jika tidak menyukai menggambar jangan mengambil jurusan teknik sipil. Kemudian lihat bakat anda saat ini. Mengembangkan bakat yang sudah ada disertai dengan rasa suka dan cita-cita pada suatu jurusan studi akan menjadi pilihan yang tepat.

2. Informasi yang Sempurna
Carilah informasi yang banyak sebagai bahan pertimbangan anda untuk memilih jurusan. Cari dan gali informasi dari banyak sumber seperti orang tua, saudara, guru, teman, bimbel, tetangga, konsultan pendidikan, kakak kelas, teman mahasiswa, profesional, dan lain sebagainya. Jangan mudah terpengaruh dengan orang lain yang kurang menguasai informasi atau ikut-ikutan teman / trend.
Internet juga merupakan media yang tepat dan bebas untuk bertanya kepada orang-orang di dalamnya tentang apa yang ingin kita ketahui. Cari situs forum atau chating melalui messenger dengan orang yang dapat dipercaya. Semua informasi yang didapat dirangkum dan dijadikan bahan untuk membantu memilih jurusan.

3. Lokasi dan Biaya
Bagi orang yang hidup dalam ekonomi atas, memilih jurusan tidak akan menjadi masalah. Biaya yang nantinya harus ditanggung dapat diselesaikan dengan mudah baik dari pengeluaran studi, biaya hidup, lokasi tempat tinggal, dan lain sebagainya. Bagi masyarakat golongan menengah ke bawah, lokasi dan biaya merupakan masalah yang sangat diperhitungkan.
Jika dana yang ada terbatas maka pilihlah lokasi kuliah yang dekat dengan tempat tinggal atau lokasi luar kota yang memiliki biaya hidup yang rendah. Pilih juga tempat kuliah yang biaya pendidikan tidak terlalu tinggi. Jika dana yang ada nanti belum mencukupi, maka carilah beasiswa, keringanan, pekerjaan paruh waktu / freelance atau sponsor untuk mencukupi kebutuhan dana anda. Jangan jadikan pula uang sebagai faktor yang sangat menghambat masa depan anda.

4. Daya Tampung Jurusan / Peluang Diterima
Perhatikan daya tampung suatu jurusan di PTN dan PTS favorit. Pada umumnya memiliki kuantitas yang terbatas dan diperebutkan oleh banyak orang. Jangan membebani diri anda dengan target untuk berkuliah di tempat tertentu dengan jurusan tertentu yang favorit. Anda bisa stres jika kehendak anda tidak terpenuhi. Buat banyak pilihan tempat kuliah beserta jurusannya.
Ukur kemampuan untuk melihat sejauh mana peluang menempati suatu jurusan di tempat favorit. Adanya seleksi masal yang murni seperti UMPTN, SPMB, Sipenmaru dan lain sebagainya dapat menjegal masa depan studi anda jika tidak persiapkan dan diperhitungkan matang-matang. Pelajari soal-soal seleksi dan ikuti ujian try out sebagai percobaan anda dalam mengukur kemampuan yang anda miliki.
Namun jangan terlalu minder dengan hasil yang didapat. Jika pada SPMB ada 2 jurusan yang dapat dipilih, pilih satu jurusan & tempat yang anda cita-citakan dan satu jurusan lain atau lokasi lain yang sesuai atau sedikit di bawah kemampuan anda.

5. Masa Depan Karir dan Pekerjaan
Lihatlah ke depan setelah anda lulus nanti. Apakah jurusan yang anda ambil nanti dapat mengantar anda untuk mendapatkan pekerjaan dan karir yang baik? Banyak jurusan-jurusan yang saat ini lulusannya menganggur tidak bekerja. Tidak hanya orang dari jurusan tertentu saja yang dapat bekerja pada suatu profesi, karena saat ini rekrutmen perusahaan dalam mencari tenaga kerja tidak melihat seseorang dari latar belakang pendidikan saja, namun juga pengalaman. Tetapi jika kompetensi, keberanian dan kemampuan anda jauh dari orang-orang normal, maka jurusan apapun yang anda ambil sah-sah saja.

Biarkanlah hati dan akal sehat anda bicara tanpa adanya campur tangan dari orang lain. Konsultasikan dengan orang tua dan orang lain yang anda percayai. Pemilihan jurusan kuliah sangat menentukan masa depan anda. Setelah diterima diperguruan tinggi, calon mahasiswa yang berasal dari Kecamatan Benai - kuansing diharapkan segera bergabung dengan Ikatan Pemuda & Mahasiswa Kecamatan Benai (IPMKB) Pekanbaru.
Selamat berjuang…!!

( 0leh: Heri Indra Putra, SE [http://www.benaigeneration.com])

18 April 2009

PERTANDINGAN PERSAHABATAN DENGAN SMAN 1 TELUK KUANTAN

Nah satu lagi berita menarik dari OSIS SMAN 1 BENAI. Pada hari Sabtu, Tanggal 11 April 2009 OSIS SMAN 1 Benai mengadakan Pertandingan persahabatan dengan OSIS SMAN 1 Teluk Kuantan yang di laksanakan di SMAN 1 Teluk Kuantan.

Acara pertama yakni Temu Sapa (Pembukaan) didalam Aula SMAN 1 Teluk Kuantan. Acara diawali oleh pembawa acara yakni dibawakan dengan 2 Bahasa (Bahasa Inggris & Bahasa Indonesia). Kemudian sambutan oleh Ketua OSIS SMAN 1 Teluk Kuantan yakni Adam, dalam sambutannya beliau menyebutkan bahwa acara ini nantinya dapat mempererat tali silaturahmi antara SMAN 1 Teluk Kuantan dan SMAN 1 Benai. Kemudian dilanjutkan dengan kata sambutan dari Ketua OSIS SMAN 1 Benai, dalam sambutannya beliau mengatakan tujuan Pertandingan Persahabatan ini adalah untuk mempererat silaturahmi antara kedua sekolah. Kemudian beliau menyebutkan bahwa dalam pertandingan kita harus menjunjung tinggi sportifitas. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Sekolah SMAN 1 Teluk Kuantan. Dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa nantinya di antara kedua sekolah dapat saling tukar pikiran, beliau mengatakan SMAN 1 Benai unggul pada saat beasiswa Caltex Riau dari SMAN 1 Teluk Kuantan, karena SMAN 1 Benai mendapatkan peringkat 2 atas nama Hedra Gustra, sedangkan dari SMAN 1 Teluk Kuantan hanya mendapatkan peringkat 4, oleh karena itu beliau menyebutkan kita bisa saling tukar pikiran dalam metode pembelajaran. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari guru pembimbing dari SMAN 1 Benai yakni Bapak Sardiun, S.Pd, dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa dalam Pertandingan kalah-menang itu adalah hal yang biasa, yang penting adalah silaturahmi. Setelah itu acara dihibur oleh penampilan band-band dari anak SMAN 1 Teluk Kuantan.

Setelah acara pembukaan selesai acara inti pun dimulai, yakni Pertandingan tiap cabang olahraga. Cabang olahraga yang dipertandingkan yakni Volly Ball Pa & Pi, Basket Ball Pa, Sepak Takraw, Badminton Pa & Pi, Tenis Meja Pa & Pi. Semua pertandingan dimulai secara bersamaan. Tiap-tiap team menunjukkan kehebatannya sampai pertandingan selesai. Setelah semua pertandingan selesai rupanya Team SMAN 1 Benai imbang dengan Team SMAN 1 Teluk Kuantan. Team SMAN 1 Benai yang menang adalah Volly Ball Pa, Sepak Takraw, Badmninton Pa & Pi, dan yang lainnya dimenangi oleh Team SMAN 1 Teluk Kuantan. Pada akhir acara rombongan dari SMAN 1 Benai bersalam-salaman dengan siswa SMAN 1 Teluk Kuantan. dengan adanya acara Pertandingan Persahabatan ini dapat memupuk tali silarurahmi antara SMAN 1 Benai dengan SMAN1 Teluk Kuantan. akhirnya rombongan dari SMAN 1 Benai pulang dengan wajah yang gembira. Salam Olahraga!!!

02 April 2009

STOP GLOBAL WARMING (PEMANASAN GLOBAL)


Wah! bayangkan jika bumi kita hancur akibat Pemanasan Global, ngak kebayang gimana nasib kita ini. Bumi kita ini sekarang menangis karena ulah kita sendiri. Bumi kita semakin hari semakin panas akibat ulah manusia yang tak bertanggung jawab dan ngak tau bersyukur sudah diberi tempat tinggal di bumi ini. Kenapa ya manusia itu mau enak sendiri aja? Karena manusia itu egois, sibuk dengan kegiatannya saja, tanpa peduli apa yang dilakuinnya bisa berakibat fatal, tetapi ngak semua manusia yang demikian. Ada juga manusia yang peduli dengan ini semua.
Sekarang para ilmuan di seluruh dunia sedang meneliti bagaimana cara mengurangi Pemanasan Global. Sudah banyak fakta yang ada dibumi ini yang telah rusak akibat Pemanasan Global, seperti es di kutub yg sudah menipis, musim yang tak lagi stabil, naiknya suhu di permukaan bumi, naiknya permukaan air laut akibat es di kutub mencair, dan banyak lagi.
Banyak orang yang tidak tau tentang pemanasan global, mengapa demikian?karena mereka tak peduli apa yang terjadi di sekitarnya, mereka sibuk dengan kegiatannya. Pemanasan Global tidak dapat dihentikan,kata beberapa orang yang saya tanya. Tapi dapat kita perlambat perkembangannya, mungkin juga kita bisa menghentikannya apabila semua manusia sadar dengan kesalahan yang diperbuatnya dan mengubah apa yang telah di rusak oleh nya. Allah SWT. telah menyebutkan "Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum apabila kaumnya sendiri tidak mau mengubahnya", jadi apabila kita sebagai khalifah di bumi ini ingin menjaga bumi ini, marilah kita rawat bumi ini, hal yang bisa kita lakukan banyak sekali, contohnya saja, lakukan penghijauan di sekitar kita, jaga dan lestarikan hutan kita, kurangi pemakaian listrik yang berlebih-lebihan, kurangi polusi kendaraan dengan cara gunakan kendaraan untuk keperluan yang penting-penting saja, terus biasakan lagi memakai sepeda jika tujuan yang kita tuju itu dekat, yang terpenting tanamkan dalam diri kita akan pentingnya menjaga bumi kita ini, Stop Global Warming.

16 Maret 2009

Liga Classmeeting Tumbuhkan Bibit Atlit Masa Depan

Dalam rangka meningkatkan minat siswa/i dalam dunia olahraga OSIS SMAN 1 Benai mengadakan Liga antar kelas di SMAN 1 Benai. Liga ini bertujuan mencari bakat dan menampung bakat para siswa/i SMAN 1 Benai. Liga ini diikuti oleh siswa/i kelas 1 & 2 yg cabang olahraga dipertandingkan yakni Volly Ball Pa & Pi, Badminton Pa & Pi, dan Tenis Meja Pa & Pi. Liga ini dilaksanakan dengan sistem group atau sistem keliling.

Kenapa kelas 3 tidak diikuti?kelas 3 tidak diikut sertakan dalam liga ini karena siswa/i kelas 3 harus fokus untuk menghadapi UN. Oleh karena itu OSIS tidak mengikut sertakan kelas 3.

Setelah 3 bulan lebih diadakan pertandingan, pada hari Jum'at, 13 Maret 2009 liga pun telah memasuki putaran final, dan hasil dari final itu didapatkan juara yakni :

Volly Ball Putra :

Juara 1 : Kelas X 4

Juara 2 : Kelas X 6

Volly Ball Putri :

Juara 1 : Kelas XI IPA 1

Juara 2 : Kelas X 2

Badminton Putra :

Juara 1 : Kelas XI IPS 3

Juara 2 : Kelas XI IPA 1

Badminton Putri :

Juara 1 : Kelas XI IPS 2

Juara 2 : Kelas X 1

Tenis Meja Putra :

Juara 1 : Kelas XI IPA 2

Juara 2 : Kelas XI IPA 1

Tenis Meja Putri :

Juara 1 : Kelas XI IPA 1

Juara 2 : Kelas XI IPA 2

Dengan demikin dalam liga ini didapatkan Juara Umum yakni Kelas XI IPA 1. Pemberian hadiah pun diberikan secara simbolis oleh Kepala Sekolah SMAN 1 Benai Fadli Z, S.Pd pada hari Sabtu, 14 Maret 2009 pada saat perayaan Maulid Nabi Muhammad saw.

Para siswa sangat senang dengan adanya liga ini, bahkan OSIS SMANSA Benai untuk berikutnya mengadakan Liga Sepak Bola antar kelompok kelas yang dibagi 4 kelompok yakni kelas X1 sampai X3 dalam 1 kelompok, kelas X4 sampai X6 dalam 1 kelompok, kelas XI IPA dalam 1 kelompok dan kelas XI IPS dalam 1 kelompok. Dengan adanya acara Liga ini mampu menumbuhkan atlit-atlit masa depan untuk Kabupaten Kuantan Singingi.

Lomba Pidato Dalam Rangka Maulid Nabi Muhammad saw.

Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad saw. OSIS SMANSA Benai mengadakan lomba pidato antar kelas. Acara ini dibuka langsung pada hari senin, 9 Maret 2009 oleh kepala sekolah SMAN 1 Benai Bapak Fadli Z. S.Pd, dalam sambutannya beliau mendukung sekali dengan acara ini, dan para siswa pun mendukung acara ini, karena walaupun SMAN 1 benai adalah sekolah umum,tetapi tentang agama tidak lupa,tutur siswa.
Acara ini diikuti oleh seluruh kelas yang tiap kelas diwakili oleh 2 orang yakni laki-laki dan perempuan.
Pada puncak peringatan maulid nabi muhammad yang di selenggarakan hari sabtu, 14 Maret 2009 diumumkan pemenang lomba yakni untuk pidato putra :
Juara 1 : kelas XI IPS 1 atas nama Endro Dwi Pranoto
Juara 2 : kelas X 6 atas nama Ari Juliandro
Juara 3 : kelas XI IPA 1 atas nama Ari Prima
dan untuk putri :
Juara 1 : kelas XI IPA 2 atas nama Popi
Juara 2 : kelas X 3 atas nama Lina Purwanti
Juara 3 : kelas X 6 atas nama Kurnia Okta Frima
hadiah pun langsung diserahkan secara simbolis oleh penceramah ustadz Najid.
Acara ini ditutup dengan pembacaan doa oleh saudara Alfikri Fauzi. Semoga kedepan semakin maju.

22 Februari 2009

HITAM PUTIH DUNIA MAHASISWA

oleh:ASRI ZULBENI / KETUA MAPALA SULUH FKIP UNRI / Mahasiswa Semester Akhir Bahasa Inggris FKIP UNRI

Menyandang predikat mahasiswa adalah dambaan banyak orang Banyak hal yang membuat predikat yang satu ini menjadi incaran dan rebutan bagi siapapun yang doyan kenikmatan dunia, antara lain memuaskan dahaga akan ilmu, atau ingin meningkatkan status sosial ekonomi kelak di kemudian hari, bahkan ada juga yang sekedar buat gengsi dan kesenangan. Berbagai alasan inilah yang kelak akan menentukan tipe mahasiswa apakah dia ketika berkiprah di bangku perkuliahan, di samping faktor lain yaitu pergaulan yang dipilih.
Ketika pertama kali menginjakkan kaki di sebuah perguruan tinggi, yang terlintas dalam benak kebanyakan mahasiswa adalah bagaimana supaya dapat kuliah dengan baik, mencapai cita-cita yang sejak awal dibawa dari kampung atau tempat asal, seterusnya mendapat pekerjaan yang baik. Gambaran tentang kehidupan kampus yang sebenarnya masih tampak buram.
Tetapi apa yang terjadi kemudian, selang beberapa waktu kemudian terjadi perubahan seiring dengan perjalanan akademik mahasiswa. Setiap orang mulai memilih jalannya sendiri-sendiri. Apakah dari segi teman sepergaulan, termasuk kegiatan kampus apa yang dilakoni, juga di organisasi mana tepat berkiprah. Semua itu tergantung dari pemahaman dan idealisme masing-masing. Maka jadilah mahasiswa itu bergolong-golongan dengan karakteristik yang berbeda-beda pula
Seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi informasi dan komunikasi yang mewarnai era yang serba cepat ini. Yang mengakibatkan merebaknya berbagai pemahaman dan ideologi atau pemikiran yang beraneka macam di kalangan mahasiswa. Kondisi ini, tak ayal mempengaruhi kelakuan mahasiswa itu sendiri beserta gaya hidupnya yang datang dari pemikiran yang dianutnya.
Pemikiran yang datang dari barat seperti paham kebebasan (liberalisme), hedonisme, sekularisme, kapitalisme dan sosialisme, termasuk pluralisme dan sinkretisme, mau tak mau harus dikonsumsi oleh berbagai kalangan Termasuk mahasiswa sebagai bagian dari target propaganda pemikiran tersebut. Yang kemudian memaksa banyak mahasiswa untuk berpaham machiaveli (menghalalkan segala cara) untuk mencapai segala keinginannya sebagai refleksi dari pemikiran-pemikiran ini. Menghalalkan yang haram dan mengharamkan yang halal. Membenarkan yang salah dan menyalahkan yang benar. Hidup dianggap syurga, kuliah dianggap tamasya dan melupakan alam yang kekal. Bergelimang dalam kesesatan, terperangkap dalam dosa. Mengejar kenikmatan sesaat. Walhasil, banyak mahasiswa yang terperangkap oleh kehidupan pragmatis.
Di tengah-tengah kehidupan kampus yang nyaris merampas seluruh waktu dan tenaga lebih-lebih materi. Kuliah yang harus tepat waktu, memburu dead-line tugas-tugas membosankan pemberian dosen, obrolan sia-sia dan menjemukan dengan teman se-gank. Belum lagi ditambah masalah pribadi dan keluarga. Semua itu nyaris membuat banyak mahasiswa enggan untuk melirik sisi lain dari kehidupan ini. Suatu dimensi kehidupan dimana yang menjadi target adalah keridhaan Allah dan alam akhirat. Yang familiar dengan sebutan hidup fii sabilillaah.
Tak bisa disangkal bahwa tidak semua mahasiswa terperangkap dengan fakta kehidupan. Banyak juga yang memilih untuk mempersembahkan diri dan hidupnya untuk menegakkan kebenaran, menjadi generasi peduli umat. Mengorbankan harta, kuliah, untuk tegaknya kalimat Laailaahaillallaah Muhammadurrasullullaah, sebagai suatu simbol kebenaran dan kemuliaan sejati. Berjuang membebaskan manusia dari segala pemikiran-pemikiran sesat, yang tak jarang datang dari kalangan mahasiswa teman sepergaulan.
Kehidupan kampus yang merupakan salah satu bagian dari proses kehidupan, ternyata mampu memberikan gambaran masa depan setiap personal yang terlibat di dalamnya. Ini bisa dilihat dari out put yang telah tercover menjadi sarjana. Jalan hidup yang dipilihnya rata-rata hanyalah melanjutkan aktivitas yang dibiasakannya ketika di bangku perkuliahan, demikian juga halnya dari segi pemikirannya. Benarlah sebuah maksim bahwa “Custom make all thing easy”, kebiasaan membuat segalanya mudah.
Oleh karena itu hendaklah mahasiswa sedini mungkin pandai-pandai mendeteksi exixtensi berbagai pengaruh yang setiap saat menyerang pemikirannya. Yang tentu saja pemikiran itu akan mempengaruhi pola kehidupannya, sekarang, dan nanti.

30 Januari 2009

Team Sepak Bola SMAN 1 Benai Menjadi Kandidat Juara 3 Turnamen ANDI PUTRA CUP I


Dunia Persepak Bolaan di SMAN 1 Benai cukup bisa di ancungin jempol . Team yang dimotori oleh Deslarinatoni S.Pd sebagai Guru Olahraga SMAN 1 Benai dan Pelatih Team, Depi Noprizal S.Pd sebagai Guru Olahraga dan Official Team dan Sardiun S.Pd Sebagai Guru Olahraga dan Pembina OSIS sekaligus Manager Team.

Team SMAN 1 Benai (Kostum Biru Merah) merupakan salah satu team yang diunggulkan sebagai kandidat sang juara pada Andi Putra Cup I, hal ini dibuktikan dengan kemenangan pertandingan perdana pada pertandingan Andi Putra Cup I. Tetapi kemudian pada saat memasuki Semi Final Team SMAN 1 Benai di tumbangkan oleh Team Tuan rumah Persatuan Sepak Bola Kelurahan Beringin (PSKB) dengan skor 2-1 dengan kemenangan Tuan Rumah. Team SMAN 1 Benai tidak bisa memasuki Final, Tetapi masih bisa mendapatkan juara 3. Kemudian dalam perebutan Juara ke 3 Team SMAN 1 Benai bertemu dengan Team SMKN 1 Benai yang tumbang oleh Team Sepak Bola dari Jalur Patah dengan kemenangan adu Penalti. Sewaktu Semi Final SMAN 1 Benai kalah oleh Team Tuan Rumah, jadi untuk perebutan Juara 3 Team SMAN 1 Benai tidak memberikan kesempatan ini kepada Team SMKN 1 Benai. Team SMAN 1 Benai mampu menumbangkan Team SMKN 1 Benai dengan skor 6-2 dengan kemenangan SMAN 1 Benai. gol pertama diciptakan oleh Asmarno (Staf TU SMAN 1 Benai) pada awal –awal pertandingan. Kemudian gol Kedua diciptakan oleh Bayu (Siswa Kelas XII IPA 2), kemudian gol Ketiga oleh Brien (Siswa Kelas XI IPS 2), dan gol Keempat oleh Dio Satri (Siswa Kelas XI IPS 1) dan gol Kelima dan Keenam oleh Bayu lagi yang menjadikannya sebagai Top Skor di Turnamen Andi Putra Cup I.

Juara ini adalah sebagai kado pada akhir-akhir untuk sekolah oleh pemain dari kelas 3 yang hanya tinggal menghitung bulan saja mereka akan meninggalkan SMAN 1 Benai. Semoga Regenerasi pada Team SMAN 1 Benai bisa mengikuti jejak team sebelumnya bahkan lebih baik.

29 Januari 2009

SMAN 1 BENAI SAVE PALESTINA


Di Mesir
Majelis Fatwa Mesir telah mengeluarkan sebuah resolusi yang isinya mengatakan, Israel sebagai Negara penjajah. Dalam resolusi itu, disebutkan, Zionis-Israel telah melakukan tindakan kedhaliman dan merampas hak-hak warga negara Palestina dengan alasan keamanan dan membunuh anak-anak dan para wanita Palestina.

Menurut majelis fatwa itu, dunia telah menyaksikan Israel telah melakukan pengepungan dan pembunuhan terhadap rakyat Palestina dan itu adalah bukti kebiadaban Israel di dunia. Kebiadaban Israel yang melarang pemberian sumbangan kemanusiaan untuk palestina membuat Negara lain tidak bisa berbuat apa-apa, dan hanya menunggu izin yang diberikan Israel untuk menyalurkan sumbangan kemanusiaan. Lembaga tertinggi dunia yakni PBB pun tidak dapat berbuat apa-apa supa. Sungguh kejam tentara Israel yang membombardir Palestina. Banyak manusia yang tak bersalah meninggal dan luka-luka akibat peluru-peluru roket dan peluru senjata prajurit Israel. Banyak anak yang kehilangan orang tuanya dan orang tua yang kehilangan anaknya karena meninggal akibat reruntuhan dan bom-bom oleh tentara Israel.

Marilah Kita warga Indonesia yang mayoritas ISLAM. kita sebagai saudara muslim mereka marilah kita bantu mereka masyarakat Palestina yang sedang dilanda konflik. Oleh karena itu SMAN 1 Benai mengadakan solidaritas untuk rakyat Palestina. Osis SMAN 1 Benai bersama Rohis SMAN 1 Benai meminta sumbangan kepada seluruh siswa SMAN 1 benai dan Guru-Guru beserta Staf Tata Usaha SMAN 1 Benai. sumbangan ini adalah suka rela bagi siswa dan tida ada unsure paksaan dari pihak sekolah. Pengumpulan sumbangan ini dilakukan 2 hari mulai hari Kamis tanggal 22 Januari 2009 dan hari Jumat tanggal 23 Januari 2009. Solidaritas ini disambut baik oleh siswa maupun guru-guru SMAN 1 benai. semoga acara sumbangan ini dapat membantu warga palestina dan selain dengan bantuan material marilah kita bantu dengan doa agar warga palestina dapat keluar dari konfik ini.

27 Januari 2009

IPMKB SEBAGAI GENERASI Civil of Responsibility oleh: Heri Indra Putra

Perguruan tinggi sebagai lembaga penyelenggara pendidikan tinggi yang menghimpun Mahasiswa sebagai peserta didik di dalamnya, memiliki tanggung jawab moral dalam menciptakan suatu kondisi yang dinamis bagi berlangsungnya suasana kondusif di kehidupan masyarakat. Betapa tidak, perguruan tinggi diharapkan akan mampu melahirkan para pemikir, insan cita dan cipta yang kelak akan memberikan input yang positif dalam kehidupan masyarakat.
Selain itu, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menciptakan insan intelektual (mahasiswa) yang berkepribadian dan berdedikasi tinggi terhadap kepentingan masyarakat, bukan sosok mahasiswa dengan pemahaman yang fragmatis dan oportunis. Artinya perguruan tinggi sebagai tempat berlangsungnya “learning process” berfungsi juga sebagai wahana pembentukan pribadi mahasiswa sebagai “agent of change” dan “agent of social control” di tengah-tengah masyarakat.

Sehingga perguruan tinggi selayaknya tidak hanya menyelenggarakan kegiatan akademis di ruang perkuliahan semata. Namun lebih dari itu, perguruan tinggi juga diharapkan mampu melahirkan insan-insan intelektual yang selain berwawasan luas dan visioner, juga memiliki kepekaan terhadap kondisi sosial masyarakat (Civil of Responsibility).
Mahasiswa sebagai salah satu komponen pembentuk masyarakat harus senantiasa meningkatkan kapabilitasnya agar dapat memberikan kontribusi positif dalam masyarakatnya. Mahasiswa harus mampu mengaktualisasikan dirinya dalam kehidupan bermasyarakat demi perubahan komunitas masyarakat yang lebih baik. Serta senantiasa merespon setiap dinamika yang terjadi secara arif serta mengarahkannya pada perkembangan komunitas mayarakat yang lebih “dewasa”.
IPMKB adalah Ikatan Pemuda Mahasiswa Kecamatan Benai. IPMKB merupakan wadah untuk menampung dan mengembangkan kreatifitas dan aktifitas mahasiswa Kecamatan Benai yang ada di perguruan tinggi negeri maupun swasta serta pemuda Kecamatan Benai dimana pun berada, dan juga ikut memberi kontribusi pemikiran kontributif terhadap pengembangan dan pembangunan Kecamatan Benai khususnya dan Kabupaten Kuantan Singingi dan Provinsi Riau umumnya.
Sejalan dengan tujuan dan cita-cita IPMKB didirikan, Yaitu agar kawan – kawan Pemuda dan Mahasiswa yang ada didalam wadah ini segera mendapatkan informasi yang berkembang di daerah dan saling bertukar pikiran serta meningkatkan sumber daya manusia. IPMKB berusaha melahirkan generasi yang berwawasan berintelektulitas tinggi sehingga siap terjun ketengah-tengah masyarakat. Dan juga diharapkan dapat membela hak-hak masyarakat Kecamatan Benai dan Kabupaten Kuantan Singingi dalam rangka mewujudkan keadilan dan kemakmuran di Kecematan Benai dan Kabupaten Kuantan Singingi serta peka terhadap perkembangan zaman.
Pergerakan mahasiswa selalu menemukan momentum yang berbeda dari tiap zaman, tiap waktu memiliki tantangan dan tekanan yang berbeda, namun disitu ada kesamaan motif, yaitu moralitas dan idealisme. Dua hal yang menjadi prinsip selama hidup, bukan sementara saat di kampus, manakala masih di bangku kuliah saja. Selama di kampus, bisa saja- atau umumnya-, metodenya kolektif, dan ketika sudah lulus, metodenya lebih bersifat individual.
Hal krusial yang seharusnya dipikirkan adalah kaderisasi.Yang menarik, kalau dirunut kebelakang akar kata kaderisasi itu sendiri sesungguhnya tidak asli lokal. "Kader" adalah peng-Indonesiaan kata "cadre" kata Perancis yang berasal dari Italia "quadro" yang berasal dari Latin "quadrum" yang berarti segi empat atau bujur sangkar. Salah satu definisi atu arti kata "cadre" ini adalah "a nucleus or core group especially of trained personnel
able to assume control and to train others" yang kelihatannya cocok dengan
pengertian secara umum di Indonesia.

Kaderisasi adalah proses pendidikan jangka panjang untuk menanamkan nilai-nilai tertentu kepada seorang kader. Siapakah kader? Kader adalah anggota, penerus organisasi. Nilai-nilai apa? Nilai-nilai yang diyakini bersama sebagai pembentuk watak dan karakter organisasi. Organisasi, apapun itu mutlak mensyaratkan kaderisasi. Kecuali bila organisasi anda adalah organisasi diri sendiri, yang anggotanya anda sendiri. Organisasi terpimpin sekalipun, dimana si Ketua menjadi Ketua sepanjang hidupnya tetap saja membutuhkan regenerasi untuk rekan kerjanya. Sebuah organisasi dapat kita analogikan sebagai sebuah bangunan. Sebuah bangunan tentunya harus memiliki pondasi yang kuat agar bangunan tersebut dapat tetap kokoh. Dalam sebuah organisasi salah satu pondasi yang diprelukan adalah kaderisasi dan budaya organisasi.
Budaya dalam suatu organisasi pada hakekatnya mengarah pada perilaku-perilaku yang dianggap tepat, mengikat dan memotivasi setiap individu yang ada di dalamnya dan mengerahkan pada upaya mencari penyelesaian dalam situasi yang ambigu (Turner,1994). Pengertian ini memberi dasar pemikiran bahwa setiap individu yang terlibat di dalamnya akan bersama-sama berusaha menciptakan kondisi kerja yang ideal agar tercipta suasana yang mendukung bagi upaya pencapaian tujuan yang diharapkan.. Sumber utama budaya organisasi pada awalnya adalah pemilik, pendiri dan/atau pemimpin yang pertama, karena mereka inilah yang pertama-tama menentukan misi, visi, strategi, filosofi, dan nilai-nilai yang dianut oleh organisasi. Dengan demikian dapat dipahami bagaimana pemimpin memiliki pengaruh besar karena harus dapat bertindak sebagai model bagi terciptanya budaya organisasi yang akan berpengaruh terhadap usaha pencapaian tujuan organisasi IPMKB.

Inefisiensi pengelolaan sebuah organisasi sering diawali dengan tidak atau kurang patuh dan konsistennya beberapa pengurus dalam melaksanakan tugas. Kesalahan dan kegagalan kerja yang terjadi sering sulit ditelusuri penyebabnya karena semua orang mencoba menjelaskan bahwa dirinya bukanlah pelaku dari sebuah proses yang gagal. Sebaliknya, keberhasilan dengan mudah diakui sebagai prestasi diri karena seseorang bisa menunjukkan bahwa pekerjaan tersebut merupakan bagian dari ruang lingkup tugasnya. Sering kali sebuah proses dikerjakan oleh seseorang atau sebuah unit kerja yang secara struktur organisasi dan uraian tugas bukan pemilik dari proses tersebut (process owner), sebaliknya sering pula sebuah tugas tidak ada pemiliknya. Hal tersebut biasanya diakibatkan oleh kurangnya pengendalian dan terabaikannya pengawasan terhadap penerapan sistem dan prosedur tersebut dalam kurun waktu yang cukup lama. Sehingga diperlukan perilaku IPMKB’ers yang mempunyai satu kesatuan komitmen dalam berbuat dan berfikir serta bertindak sesuai dengan kondisi masyarakat dan disiplin ilmu, profesionalitas, regenerasi dalam rangka mensukseskan pembangunan Kecamatan Benai.

Oleh : Heri Indra Putra, SE (Ketua Umum IPMKB)